NYAWAH

SW Sibar Bumirejo, Kebumen mengadakan kelas rutin seperti biasanya. Pak Guru Zen menemani adik-adik kita untuk terus belajar menggali dirinya, lewat aksara, lewat kata lewat udara.

Rencanya pak guru Zen mau melukiskan gambar pemandangan alam, sawah pada anak-anak guna pengenalan dunia yang lebih luas dari kamarnya tidur. Namun anak-anak itu terkena efek kemarin mengenal tumbuh-tumbuhan secara langsung, kali ini anak-anak itu yang mengajak pak Guru Zen.

“Kenapa tidak langsung ke sawah saja pak guru?” timpal seorang bocah.

Akhirnya anak-anak itu dituntun pak Guru Zen dan begitu sampai sawah, berlarian seenaknya disawah-sawah yang belum ditanami, menikmati tanahnya, kakinya menepak pada rumput-rumput dan pengenalan itu harus otentik dan menciptakan atmosfer yang jauh dari sekedar teori.

NYICIP REMPAH

Minggu berikutnya pak Guru Zen dibantu beberapa ibu-ibu mengajak anak-anak untuk mengenali berbagai macam rempah yang ada di bumi Kebumen. Mencicipi rasa, membaui aroma juga meraba tekstur setiap rempah. Bawang merah, bawang putih, jahe, kunir, lengkuas, kunyit, cabai apapun seadanya namun anak-anak itu dikenalkan sejak dini langsung bukan lewat gambar atau panel pembelajaran.

Harapannya memang pengenalan akan kehidupan secara nyata itu sendiri. Seringkali hari-hari ini dihebohkan oleh kabar-kabar dan kabar. Jarene ini, jarene itu, tapi tak punya pengalaman langsung akan peristiwa atau suatu hal. Kelas ini mencoba menjawab itu.

Semoga SIBAR terus menjadi sinar baru bagi masa depan peradaban, yang waspada, otentik dan tetap rileks.

Kebumen, Oktober 2019

SIBAR Nyawah dan Rempah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *