Diawali dengan doa dan seperti biasanya beberapa anak-anak tanpa punya beban dan sambil ditanya kenapa mau berangkat sibar tiap hari senin sore padahal anak-anak seusia dia mainstreamnya adalah main Gadget di rumah atau berkumpul bareng teman.

Namun salah satu anak dari Sekolah Warga Sibar ini menjawab “karena bisa bermain apa adanya tanpa handphone, ide-ide bisa muncul tanpa harus diatur dan dikekang, bisa tahu tanaman serta permainan tradisional.

Untuk kali ini anak setelah kemaren menggambar pekerjaan orang tua sekarang membuat tempat alat tulis dari barang bekas yakni kertas bekas dan koran dengan di lem dengan lem pati kanji. Lemnya anak-anak membuat sendiri dengan memasak pathi kanji. Ternyata tidak kalah dengan lem yang dijual di pasaran dan lebih hemat latihan membuat produk sendiri.

Bumirejo, Kebumen, 03 Maret 2020

SIBAR | Menggambar Tematik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *