Reportase Soft Opening Sekolah Warga Panguripan Cilacap
Ahad, 15 Desember 2019.

Pada Hari Ahad tanggal 15 Desember 2019, bertempat di kediaman Kang Gesang, Gerbang Cilacap mempunyai hajat khusus,yaitu lahirnya Sekolah Warga baru yang pusat aktivitasnya berada di sekitar Cilacap kota.

Acara ini dihadiri oleh Sedulur dari beberapa wilayah Cilacap dan sekitarnya, yaitu Kroya, Rawalo, Jeruk Legi dan Cilacap kota. Prosesi kelahiran Sekolah Warga Panguripan ini pun dipandu oleh Koordinator Gerbang, yaitu Kang Tri Wahyu Budi Setiawan.

Tepat pukul 16.30 wib acara pun dimulai. Kang Agil memulai acara dengan membaca Basmalah dan AL Fatehah. Setelah menyapa semua Sedulur yang hadir dan memaparkan maksud acara, Kang Agil segera memberikan waktu sepenuhnya kepada Kang Tri untuk memberikan paparan terkait Gerbang.

Banyak hal yang disampaikan oleh Kang Tri. Beliau memberikan paparan dengan pandangan yang mengglobal hingga ke isu-isu lokal. Beliau memulai paparannya dengan uraian tentang perjalanan hegemoni Kapitalisme Global menurutnya, Kapitalisme Global sudah terjadi dalam 3
periode, yaitu Pax Britania, Pax Americana, dan Pax Judaica.

Dimulai dari Pax Britania, yaitu suatu periode dimana Kerajaan Inggris menguasai dunia dengan hegemoni ekonomi, militer dan politik.
Poundsterling menguasai sistem moneter dunia. Parameter ilmu, budaya dan kehidupan sosial berkiblat pada Inggris. Periode ini terjadi perubahan besar terhadap penekanan perbudakan dan perompakan.
Periode ini dimulai sejak akhir Perang Napoleon dan berakhir pada Perang Dunia I dan II.

Selama hegemoni Inggris, Amerika mengembangkan hubungan dekat dengan Inggris. Pax Americana dimulai ketika dipanggilnya Kuda Hitam baru bernama Amerika ke Eropa, ketika Eropa berada dalam krisis ekonomi akibat perang yang tak berkesudahan dan menghadapi ancaman dari hegemoni Nazi Jerman pada Perang Dunia I dan II, dimana Amerika berjaya dan kemudian berhasil mengambil alih hegemoni Dunia hingga kini melalui Dollar yang masih menguasai Sistem Moneter.

Pax Judaica adalah motor dari semua konspirasi pengusaan dunia melalui Britania dan Amerika, dimana kunci kendali dipimpin oleh Konspirasi Kapitalisme Global, dimana arti Yahudi ini bukan mengacu kepada Yahudi sebagai Agama Samawi yang mengacu pada Kitab Suci Taurat dari Nabi Musa, tetapi kepada Sempalan Yahudi yang berkitab pada Talmud. Saat ini Pax Judaica sedang berusaha keras untuk melakukan penguasaan dunia secara mutlak.

Kapitalis Global hari ini telah mencengkram seluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Indonesia yang hari ini secara ekonomi dan politik tidak dihitung dalam percaturan dunia, tetapi memliki secara Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang kaya raya. Melihat kekayaan dan potensi pasar ekonomi yang besar itu maka Kapitalis Global berkepentingan
untuk terus mencengkram Indonesia melalui sistem yang membodohkan dan memiskinkan Rakyat Indonesia.

Kang Tri melanjutkan, Maiyah adalah Jalan Nubuwwah di Akhir Zaman ini menyadari sepenuhnya akan derasnya hujan Kapitalisme Global. Maiyah lahir untuk menyiapkan payung-payung bagi setiap insan untuk
melindungi diri dari derasnya hujan itu. Maka Maiyah berusaha untuk membangkitkan Kesadaran Aji pada setiap diri manusia. Salah satu outputnya adalah berbedanya cara pandang dalam bekerja.
Jika Kapitalis Global bekerja adalah untuk kepentingan duniawi secara mutlak, maka manusia Maiyah bekerja demi syukur dan martabat kemanusiaannya.

Jika Maiyah adalah pusaka yang berguna untuk meng-Aji-kan diri sebagai Khalifatullah dengan terus menerus mencurahkan ilmu Hidup. Ilmu Hidup ialah ilmu memahami daur hidup dari innalillahi ke wainnailaihi Raji’un.
Ilmu tentang fitrah otentisitas makhluk. Dari mana, mengapa dan untuk apa serta kemana tujuan hidup. Ilmu derajat kemanusiaan di hadapan Allah.

Sementara itu, pendidikan modern telah banyak membekali manusia tentang Ilmu Penghidupan. Ilmu Penghidupan ialah memahami fitrah otentisitas manusia sebagai individu di antara individu lain.
Mempelajari cara masing-masing individu sesuai dengan keunikannya dalam menjaga, merawat dan mengembangkan hidupnya. Ilmu Harkat individu.

Yang belum banyak digali ialah Ilmu Kehidupan. Ilmu kehidupan orang Indonesia. Ilmu kehidupan orang Jawa, Sunda, Batakā€¦..dll. Ilmu Kehidupan ialah ilmu yang memahami keberadaan manusia di bumi. Ilmu tentang fitrah otentisitas manusia sebagai bagian dari ekosistem alam. Mempelajari kekhasan alam sesuai dengan wilayahnya serta keunikan manusia sesuai dengan lingkungannya.

Ilmu Martabat/marwah suatu kaum (bangsa, suku, ras). Dari nilai Maiyah itulah Gerbang mencoba mendalaminya dan mencari formula Ijtihadnya. Formulasi yang bisa mensinergikan Ilmu Hidup dan Ilmu Penghidupan.

Berkaitan dengan itu, maka Gerbang bergerak dalam 3 bidang utama yaitu Sekolah Warga, Lumbung Warga dan Industri Warga. Unsur utama dari kesuksesan Gerbang adalah Paseduluran yang tidak hanya menjadi Jargon semata, tetapi benar-benar diaplikasikan dalam keseharian. Karena setiap manusia pasti berbuat salah, Sedulur adalah orang yang selalu setia dan sabar dalam mendampingi proses kehidupan sesama Sedulurnya baik saat susah maupun senang. Berpadunya Ilmu Hidup dan Ilmu penghidupan akan mambawa manusia menjadi Subyek utama dalam kehidupannya, baik sebagai individu maupun sosial, mampu bergotong-royong mewujudkan kemandirian bersama, dan kemandirian yang terus memupuk kegotong royongan.

Bakda Maghrib, acara dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman dan tanya jawab terkait Sekolah Warga. Pak Onos sebagai pengampu Sekolah Warga Paradesa membagikan banyak pengalaman yang selama ini telah dilalui.

Kuncinya untuk terus bergerak dan tidak usah takut salah dan gagal, karena salah dan gagal itu sudah biasa terjadi. Belajar dari kesalahan dan menyikapi kesalahan dengan melalukan upaya perbaikan yang terus menerus adalah kunci untuk terus menebarkan manfaat Sekolah Warga. Selanjutnya Kang Alan, Pak Danang dan Sedulur-Sedulur lain pun ikut serta memberikan pengalaman dan kegelisahan hati yang dialaminya.
Kang Tri dengan keluasan hati pun terus memberikan suntikan semangat bahwa Paseduluran itu lebih diutamakan supaya api perjuangan ini terus berkobar.

Sekolah Warga Panguripan yang baru berdiri ini, diharapkan bisa menjadi oase pembangunan jaringan Paseduluran di Cilacap kota. Apapun program yang akan dilaksanakan nanti, diharapkan bisa memupuk Ikatan Paseduluran yang sejati. Tidak hanya menjadi lahan amal Jariyah bagi Kang Gesang dan Sedulur-Sedulur yang turun serta kelak, namun juga sebagai upaya membangun jaringan kebaikan yang terukur, terstruktur dan masif. Tidak hanya mengajak kepada kebaikan yang makruf dan khoir, tetapi bisa menjadi kebaikan yang sholeh. Siapa tau lewat upaya-upaya yang kecil ini, Allah mengizinkan awan gelap angkara murka tersapu oleh hembusan angin kebaikan. Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti.

Pukul 21.00 acara pembukaan Sekolah Warga Panguripan ditutup dengan doa dan salam-salaman diantara semua Sedulur yang hadir.

Membuka Sekolah Warga Panguripan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *