(Catatan kelas mewarnai-menggambar, Bale Empang SEWAJA, Cakung, Jakarta)

Kegiatan mewarnai di Rumah Baca Bale Empang awalnya hendak dilaksanakan pada pagi hari. Berhubung anak-anak tidak ada yang berkumpul, akhirnya kegiatan diganti dengan membuat rak buku. Berbekal alat seadanya dan tenaga yang seadanya pula, rak pun akhirnya jadi. Hasilnya? Ya seadanya juga.

Kegiatan mewarnai baru bisa terlaksana malam hari. Meski berada di balik remangnya lampu, semangat anak-anak toh tidak terbendung. Mereka berkumpul, mewarnai, sedikit berceloteh dengan yang lainnya. Hasil gambar mereka? Ya… Tentu saja. Seadanya.

Terkadang muncul dalam pikiran, “perubahan apakah yang akan terjadi dari usaha dan hasil yang benar-benar seadanya ini?” Bisa jadi, sampai akhir kehidupan, kita sama-sama tidak pernah menemukan atau menyaksikan jawabannya. Meski begitu, kita sama-sama yakin bahwa perubahan itu sepenuhnya hak yang punya skenario.

Sebagai manusia, tugas kita adalah berusaha sebaik mungkin (sesuai kemampuan dan peran masing-masing) agar bisa menjadi “protagonis” dalam skenario ini. Sehingga tidak malu saat bertemu dengan sekumpulan semut yang berusaha memadamkan api pembakar Ibrahim.

Dengan usaha seadanya, semoga Tuhan sempurnakan sisanya.

Jakarta, 24 Nopember 2019

Kita maksimal berusaha, Tuhan menyelesaikan sisanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *