Selain Tenas Ke-3 Jampang yang mendadak, Tenas-8 Jombang adalah Tenas dengan persiapan yang sangat singkat, kurang dari sebulan.

Sempat hawatir kalau tak lancar, Alhamdulillah sepanjang acara berlangsung sampai berakhir membahagiakan. Secara teknis, inilah Tenas dengan hasil yang signifikan. Khususnya soal Industri Warga, MarketPlace, dan kemungkinan gagasan soal Bank Mandoro.

Tenas-8 menghadirkan kembali anak-anak yang sempat hilang. Seperti Tino dan Iqbal. Lama tak ada kabar, kedua veteran Jomblo itu muncul kembali di Jombang.

Meski tentu tak ada kesempurnaan, dan jangan sampai sempurna, karena ia milik Allah. Sedulur yang biasa hadir, berhalangan. Iyak, Furqon, Yomo, Maleo, Teyenk, Syukur, Imam, mbah hadi dan teman² lain yang biasanya ada disetiap Tenas, kali ini harus berhalangan. Juga daerah-daerah yang absen, Magelang, Pekalongan, Probolinggo, Purwokerto dan Subang.

Allah kemudian menggantinya dengan kedatangan sedulur-sedulur baru dari Jombang, Sidoarjo, DKI dan yang terbanyak dari Cilacap.

Hadirnya Bapaknya Hafidz dan Pak Tik juga memberikan nuansa tersendiri.

Tak apa-apalah kalo hasil rekomendasi Tenas tak sepenuhnya bisa dijalankan, karena bukan itu juga intinya. Kangen-kangenan itu yang jauh lebih penting, sampai nanti kita ketemu lagi di Tenas-9 DKI antara Agustus-Nopember untuk kangen-kangenan lagi.

Ditengah ketakutan, keresahan atas virus corona dan berbagai kemungkinan hambatan, puji syukur Allah memberikan kelancaran, keselamatan semua peserta, keberkahan yang luarbiasa bagi kita semua.

Maturnuwun yang sebesar-besarnya atas kerja keras Riza, Aan, Alan, Hendra, Janu, semua sedulur Jombang. Love Love Love You 😘

09 Maret 2020
Teguh Santoso

CATATAN TENAS VIII | Teguh Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *